Sabtu, 20 Juni 2009

SMANSA PERJAKA menuju SBI (Sekolah Bertaraf Internasional)

Dengan adanya peningkatan yang sangat pesat, SMA Negeri 1 Purwareja Klampok segera menuju taraf yang lebih tinggi, yaitu SBI (Sekolah Bertaraf Internasional), yang sebelumnya hanya bertaraf Nasional.
Adanya:
1. Fasilitas yang sangat mencukupi,
2. Para pendidik yang memadai,
3. Lokasi lingkungan sekolah yang mendukung,
4. Telah diselenggarakanya Moving Class,
5. Prestasi siswa yang terus meningkat,
6. Kedisiplinan yang baik

Dengan adanya 5 faktor tersebut, SMA Negeri 1 Purwareja Klampok dipilih oleh Dinas Pendidikan Nasional untuk menuju ke tingkat lebih tinggi.

Namun dala hal ini, SMA Negeri 1 Purwareja Klampok belum resmi 100 % menjadi Sekolah Bertaraf Internasional, namun dengan melalui beberapa tahap.Yaitu yang pertama adalah peninjauan langsung dari pihak Dinas Pendidikan Pusat yang akan dilaksanakan tanggal 19 Maret 2009.

Oleh karena itu, pihak SMA Negeri 1 Purwareja Klampok sedang bekerja keras untuk merapikan struktur,infrasrtuktur yang ada di sekolah.

Mulai dari kebersihan yang berkala, memperindah di setiap gedung kelas, merapikan infrasrtuktur sekolah, kegiatan – kegiatan, sampai pembuatan profil sekolah secara visual.

Walaupun SMA Negeri 1 Purwareja Klampok bukan berada di kota besar, melainkan di desa, SMA Negeri 1 Purwareja Klampok selalu terdepan. Baik dalam prestasi siswa,prestasi guru dan lingkungan.

Sebelum resmi menjadi status SBI, SMA Negeri 1 Purwareja Klampok akan menjadi status RSBI terlebih dahulu. Atau disebut Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional. RSBI tersebut harus berjalan selama 5 tahun. Setelah itu baru menjadi status SBI.

Walaupun harus melalui tahap RSBI, kami sebegai siswa SMA Negeri 1 Purwareja Klampok merasa sangat bangga. Karena walaupun kami di desa, akan segera mendapatkan pendidikan dengan kualitas tertinggi.
















































































Kami sebagai siswa selalu mendukung semua kegiatan – kegiatan yang diselenggarakan sekolah. Kamipun berjuang untuk menyukseskan sekolah tercinta ini.

Selasa, 16 Juni 2009

and1

AND1

From Wikipedia, the free encyclopedia

(Redirected from And1)
Jump to: navigation, search
AND1 and Justin G
Type Private corporation
Founded 1993
Headquarters Aliso Viejo, California, USA
Key people CEO of AND1:Seth Berger
CEO of American Sporting Goods: Tom O'Riordan
Industry sporting goods, basketball
Products Athletic shoes, apparel, sports equipment, accessories
Revenue $150 million (FY 2005)
Website http://and1.com
A pair of AND1 basketball shoes.

AND1 is an athletic shoe company specializing in basketball shoes and apparel. Founded in 1993, its US headquarters was located in Paoli, Pennsylvania before being relocated to Aliso Viejo, California.

Contents

[hide]

[edit] Company history

In 1993, AND1 began as a graduate school project partnership of Seth Berger, Jay Coen Gilbert and Tom Austin while they were graduate students at the University of Pennsylvania. The company name is derived[citation needed] from a phrase used by basketball broadcasters: when a player is fouled while shooting, makes the shot and makes the awarded foul shot as well, they score the points for the made basket "and 1" for the made free throw.[1] Early advertising strategies, used to distinguish their products from others, included other basketball slogans and trash talk, such as "Pass. Save Yourself The Embarrassment".

In mid of 1996, NBA star Stephon Marbury became the first spokesman for AND1 and once had his own name brand AND1 shoe called "Starbury".

In late 1998, a videotape containing streetball stunts was delivered[citation needed] to AND1 by Ron Naclerio, coach of the Benjamin Cardozo High school team in Queens, New York. The tape contained low quality camera moves, poor resolution and nearly indecipherable audio featuring a streetballer by the name of Rafer Alston. At the time, Alston was a student at Fresno State who had entered the 1998 NBA Draft. The videotape would soon be known as the "Skip tape", referring to Alston's streetball nickname "Skip to my Lou".[citation needed] Alston later signed AND1's first endorsement deal.

In 1999 at Haverford College in Philadelphia, AND1 shot their first series of commercials and print ads incorporating NBA players Darrell Armstrong, Rex Chapman, Ab Osondu, Raef LaFrentz, Toby Bailey, and Miles Simon. When the traditional marketing campaign proved unsuccessful, a strategy was formed to use the "Skip tape". It was edited and reprinted into 50,000 copies and over the next eight weeks, distributed across basketball camps, clinics, record labels. The tape would become the first "Mix Tape", and quickly made Alston into a celebrity.[2] When AND1 became a product partner with FootAction, this strategy evolved into a national program. They perform radical spin moves and dunks. They also perform and have their own company. Beginning in the Summer of 1999, a free AND1 Mix Tape was given with any purchase. Approximately 200,000 tapes were distributed in the span of 3 weeks, making this promotion one of the most successful in U.S. retail history. Filmmakers were then sent across the country to capture and find the next streetball legend.[3]

[edit] AND1 Mixtape Tour

The AND1 team

The AND1 Mixtape Tour has featured streetball players of fame, including Skip to My Lou, Main Event, The Professor, Hot Sauce, 50, and AO. AND1 players have made annual tours around America to recruit the next streetball legend. This recruiting has since been edited for airing as "Street Ball" on ESPN and ESPN 2. It is also parodied in the movie Like Mike 2: Streetball as 'Game On'.

[edit] Video games

EA's NBA Street, published in 2001, featured dunks and passes in AND1 fashion, but was licensed from the NBA. In 2002, Activision announced the first AND1 video game called Street Hoops, featuring AND1 players. Gameloft has also released a mobile game based on the AND1 franchise.

Title Publisher Developer Platform Release Date
Street Hoops Activision Black Ops Entertainment Playstation 2, Xbox, Gamecube November 28, 2002
AND1 Streetball Ubisoft Black Ops Entertainment Playstation 2, Xbox April 10, 2006

[edit] References

[edit] External links

berita

Avenged Sevenfold Siap Menghentak Jakarta
Avenged Sevenfold Siap Menghentak Jakarta
Rabu, 3 September 2008 | 14:47 WIB

JAKARTA, RABU - Konser Panic At The Disco yang diadakan bertepatan dengan hari Kemerdekaan RI kemarin bukanlah merupakan konser terakhir yang digelar oleh JAVA Musikindo di tahun 2008 ini.

Terbukti dengan rencana dan persiapan mendatangkan kembali artis asal Amerika, AVENGED SEVENFOLD untuk konser yang kedua kalinya di Jakarta dan akan menampilkan band asal negeri sendiri, JIBRIEL, dengan para personil Ozzy (vokal), Nara (gitar), Zaindra (gitar), Namora (bass) dan Fahri (drum), anak dari seorang musisi rock Achmad Albar sebagai band pembuka. Konser yang merupakan konser kesepuluh yang digelar JAVA di tahun 2008 ini Insya Allah akan diadakan pada hari Rabu, 22 Oktober 2008 bertempat di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Setelah mengadakan beberapa konser sejak awal tahun 2008 ini, My Chemical Romance, Bjork, Incubus, Saosin, James Blunt, JAKARTA JAM! yang digelar selama dua hari dengan penampilan Andra and The Backbone, New Found Glory, Simple Plan di Day 1, lalu Day 2 diramaikan oleh Melanie, LostProphets, One Republic. Kemudian konser The Used, Panic At The Disco dengan band pembuka The Changcuters, kali ini AVENGED SEVENFOLD yang menjadi pilihan JAVA di bulan Oktober mendatang. Dengan banyaknya masukan dan permintaan dari para penggemarnya di Jakarta dan kota-kota lain, Insya Allah konser grup musik asal Amerika ini dapat sukses seperti konser pertama mereka di Jakarta tahun lalu yang telah menjaring sekitar 4500 penggemarnya.

AVENGED SEVENFOLD adalah grup yang beraliran musik rock yang berasal dari Amerika. Dengan kelima personilnya, M. Shadows (vocal), Synyster Gates (lead guitar), Zacky Vengeance (guitar), Johnny Christ (bass), dan The Reverend (drum), grup ini telah menghasilkan dua album.

Setelah sukses dengan dua albumnya, rencananya di bulan Oktober mendatang bersamaan dengan konsernya di Jakarta, lima cowok ini akan merilis album terbaru yang merupakan album ketiga mereka.

JAVA Musikindo telah menjadwalkan presale tiket yang akan berlangsung mulai dari tanggal 8 September 2008, seharga Rp 195.000,-.

Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi kantor JAVA Musikindo, Plaza Mutiara Lantai 2 suite 201, Kawasan Mega Kuningan – Jakarta Selatan. Telepon : (021) 579 88 623 – 5; Fax : (021) 579 88 626. (JAVA Musikindo)

avenged sevenfold

Daftar Mailing List
Kirim Email ke Teman
Kirim Komentar Ke Fans

Avenged Sevenfold
Avenged Sevenfold
Avenged Sevenfold
Laki-Laki
Huntington Beach, California, 1999


Biografi :

Avenged Sevenfold adalah grup musik heavy metal yang dibentuk di Huntington Beach, California pada 1999. Personelnya terdiri atas M. Shadows (vokal), Synyster Gates (lead guitar), Zacky Vengeance (guitar), Johnny Christ (bass), dan The Reverend (drum). Serta dua mantan personelnya Dameon Ash dan Justin Sane yang telah hengkan dari grup ini.

Album pertama Avenged Sevenfold berjudul Sounding the Seventh Trumpet (2002), disusul album kedua Waking the Fallen (2003). Dalam album kedua grup ini tampil bersama Xl Rose, Kylie Minogue dan Chris Cornell. Disusul kemudian album City of Evil (2005) dan Avenged Sevenfold (2007).

Grup yang pernah mangung di Jakarta pada 7 Agustus 2007 itu, belakangan memilih jalur musik pop. Hal ini, konon setelah menuai kritik akibat banyak karyanya 'mengadopsi' effec suara yang telah hit sebelumnya. Mereka mengaku heavy metal tidak cocok bagi dirinya, dan lebih menyukai musik pop.



Arsip Berita Foto:
Avenged Sevenfold
Avenged Sevenfold
Foto Galeri:
Avenged Sevenfold
Avenged Sevenfold

PDF Unlocker 2.0

PDF Unlocker 2.0

pdfunlocker


Some PDF documents are prevented from the users for editing, copying, pasting or printing it's contents by the PDF author and this action will effectively render certain functions to be completely disabled within the PDF files. SysTools PDF Unlocker is perfect solution to easily remove PDF document restrictions.

PDF Unlocker software is a user friendly PDF restriction removal tool to unlock password protected PDF files for Editing, Copying, Printing & Extracting PDF restrictions.

PDF Unlocker is a great application which allows ysers to remove restrictions from certain PDF files. PDF restriction removal software can removes the master password and security settings within few clicks.

Download Here

Download Nero v9.4.13.2

Download Nero v9.4.13.2

image

Simply Create, Rip, Burn, Copy, Share, Backup, Play, and Enjoy! Nero 9, the easy-to-use yet powerful multimedia suite, gives you the freedom to create, rip, copy, burn, edit, share, and upload online. Whatever you want – music, video, photo, and data – share and enjoy with family and friends anytime, anywhere.
Nero 9 is the next generation of the world’s most trusted integrated digital media and home entertainment software suite. It features new cutting-edge functionality that makes enjoying digital media content simple. This easy-to-use yet powerful multimedia suite, gives you the freedom to create, rip, copy, burn, edit, share, and upload online. Whatever you want – music, video, photo, and data – enjoy and share with family and friends anytime, anywhere. With easy-to-use Nero StartSmart command center, your digital life has never been more flexible, feasible, and fun.

Nero 9 Highlights:
• Fast and easy rip, burn, Autobackup, and copy functions
• Backup files to CDs, DVDs, and Blu-ray Discs*
• Create professional-looking DVD movies with integrated 3D menus
• Copy, burn, share, upload, and create music mixes like a DJ
• Convert music, photos, and DVDs to play on your iPod® and other mobile devices
• Quick photo and video upload to My Nero, YouTube™, and MySpace
• Watch, record, pause, and customize your live TV experience
• Play AVCHD and other HD formats

This Software requires the Microsoft .NET Framework 3.0 to run on Windows XP.

Download Here Part 1

Download Here Part 2

Film

Download Film Ketika Cinta Bertasbih (KCB)

KCB wallpaper01

Kemarin, tepatnya tanggal 11 Juni 2009 Film yang banyak ditunggu orang, Ketika Cinta Bertasbih (KCB) diputar serentak di bioskop.

Bagi anda yang belum tahu sinopsisnya bisa disimak berikut ini:

Diangkat dari novel karya Habibburahman El Shirazy. Ketika Cinta Bertasbih terdiri dari 2 seri dan populer di kalangan para pecinta buku tanah air. Hingga kini lebih dari 1 juta eksemplar novel tersebut laku terjual.

Sinemart Pictures jatuh hati untuk memfilmkannya dalam versi utuh. Yakni dengan mengambil lokasi asli seperti yang tertulis dalam setting novelnya, mencari pemain yang memiliki karakter tak jauh dari tokoh dalam novelnya melalui proses audisi, dan melamar Chaerul Umam untuk kembali menyutradarai film setelah selama 11 tahun vacuum dari kiprahnya sebagai sutradara.

Ketika Cinta Bertasbih berfokus pada perjalanan tokoh Azzam (M. Cholidi Asadil Alam), seorang mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Universitas Al Azhar Kairo-Mesir. Kuliahnya tertunda selama 9 tahun setelah ayahnya meninggal dunia, sehingga demi menghidupi dirinya dan keluarganya di Solo Azzam berdagang bakso dan tempe di Kairo-Mesir. Namun dari pekerjaannya itulah, ia menjadi terkenal di kalangan KBRI di Kairo, dan mempertemukannya dengan Eliana (Alice Norin), gadis cantik-modern, putri Dubes RI di Mesir.

Perjalanan hidup dan cinta Azzam yang berliku tidak sekedar memberikan pencerahan jiwa namun mengajak penonton untuk lebih mendalami rahasia Illahi dan memaknai cinta. Kehadiran Anna (Oki Setiana), seorang wanita Islami yang menggoda hati Azzam menjadi unsur yang mengikat keduanya dalam misteri cinta yang dikemas dalam sudut pandang yang sangat berbeda dari film-film drama romantis pada umumnya. Peran adiknya bernama Husna (Meyda Sefira), serta Furqan (Andi Arsyil)-teman kuliahnya yang juga berasal dari Indonesia dan terinfeksi AIDS merangkum perjalanan hidup Azzam menjadi sebuah cerita yang sangat bernilai.

Film ini didukung oleh belasan artis senior papan atas, seperti Deddy Mizwar, Didi Petet, Slamet Rahardjo, Ninik L Karim, Nungki Kusumastuti, bahkan sastrawan-Taufik Ismail pun muncul sebagai cameo. Ilustrasi musik dan soundtrack ditangani oleh Melly Goeslaw dan Anto Hoed. Krisdayanti pun tampil sebagai salah satu pengisi album soundtrack film Ketika Cinta Bertasbih.

Seluruh setting dalam novel dihidupkan dengan pengambilan gambar dari lokasi sebenarnya di Kairo-Mesir. Termasuk KBRI di Mesir, Sungai Nil, bahkan Universitas Al Azhar yang selama ini tidak memperbolehkan film asing melakukan syuting di lokasi tersebut. Separuh mahasiswa Indonesia asli yang menimba ilmu di Universitas Al Azhar Kairo-Mesir juga terlibat dalam proses pembuatannya.

Berikut ini Trailer film KCB


Oke terus bagi anda yang belum menonton, dimana downloadnya?

He.. he.. maaf disini tidak ada link untuk downladnya sebaiknya anda menonton langsung di bioskop atau nunggu VCD originalnya keluar.

Selamat menonton! Yang udah menonton boleh menuliskan kesan-kesan nya dengan mengisi komentar di bawah, soalnya saya belum sempat nonton :)